3 Kota Setop Sekolah Tatap Muka hingga Jokowi Minta PTM Dievaluasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi. Evaluasi ini diutamakan bagi tiga provinsi di Indonesia.
“Saya juga minta adanya evaluasi untuk pembelajaran tatap muka, utamanya di Jawa Barat, di DKI Jakarta, dan di Banten,” kata Jokowi dalam rapat terbatas daring mengenai PPKM dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Senin (31/1/2022), sebagaimana arahannya diunggah di laman setkab.go.id, Selasa (1/2/2022).

Senada dengan permintaan Presiden Jokowi, sejumlah pemerintah kota telah melaksanakan evaluasi tentang lonjakan kasus di tiap daerah dan kaitannya dengan pelaksanaan PTM. Beberapa pemerintah kota di antaranya memutuskan untuk menyetop PTM hingga kasus COVID-19 di wilayahnya melandai. Berikut daftarnya.

Baca Arti Mimpi

Daftar 3 Kota Setop PTM Imbas COVID-19

1. Bekasi

Plt. Wali Kota Bekasi, Jawa Barat Tri Adhianto mengatakan, PTM di Kota Bekasi akan disetop mulai Rabu (2/2/2022). Ia menjelaskan, PTM di Bekasi disetop setelah adanya temuan sekitar 20 siswa dan guru positif COVID-19.

Tri mengatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan menggantikan PTM selama 14 hari ke depan.

“Kemarin berdasarkan rapat dengan Pak Gubernur kita meminta izin untuk melakukan kegiatan PJJ,” kata Tri, Selasa (1/2/2022).

“Mulai besok (Rabu) sudah PJJ lagi, ini juga untuk SD, SMP. Kita imbau juga untuk SMA PJJ selama 14 hari,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menjelaskan, saat ini sebanyak 20 siswa dan 8 guru dan tenaga kependidikan positif COVID-19. Ia mengatakan, persentase kasus di sekolah Bekas saat ini di bawah 5 persen.

“Jadi GTK (guru tenaga kependidikan) ada 8, terus siswanya ada 20. Jadi total ada 28. Sudah kita tracing, bahkan sudah dilakukan misalnya sekolah itu kena, misalnya kelas A. Itu kita lakukan tracing, terus guru juga semua di-tracing. Jadi semua kita tracing, dan itu dilakukan oleh Dinkes, melalui puskesmas,” kata Inayatullah.

2. Bogor

Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya menghentikan PTM (detik.com/tag/ptm) jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan dasar dan menengah di Bogor mulai Selasa (1/2/2022). Bima menuturkan, penghentian PTM merespons lonjakan kasus COVID-19 di Bogor sepekan terakhir.

“Data-data menunjukkan bahwa lonjakannya eksponensial, melampaui prediksi yang dilakukan oleh kita, jadi seharusnya angka di atas ratusan ini (diprediksi) baru Februari, tetapi ini kemarin sudah 115 (kasus). Karena itu kita harus melakukan langkah cepat untuk membendung penularan virus ini,” kata Bima usai rapat dengan Forkopimda dan staf pemkot Bogor, Senin (31/01/2022).

Bima mengatakan, penghentian sementara PTM juga dilakukan pasca 45 siswa dan guru di Bogor positif COVID-19.

“Kita sepakati menunda PTM di semua tingkatan. Karena angkanya (positif COVID-19) tinggi sekali, 45 (siswa dan guru) di seluruh sekolah dan kemungkinan akan terus menyebar,” ujar Bima usai rapat dengan Forkopimda dan staf pemkot Bogor, Senin (31/01/2022).

“(Penghentian PTM) Sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sampai lonjakannya kemudian kembali melandai, vaksin anak-anak sudah full (dosis 1 dan 2) dan juga (vaksin) booster sudah diberikan kepada guru dan pendidik,” imbuhnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan akan melakukan evaluasi pelaksanaan PTM seiring lonjakan kasus COVID-19 Jabar.

“Nah, ini kami teliti sehingga dalam perhitungan PPKM yang sering ditanyakan memang agak berbeda dengan isu tahun lalu, mohon bersabar,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (29/1/2022).

“Kita sedang menganalisis tapi kasus sedang tinggi, kita full waspada dengan prokes (protokol kesehatan) sambil mengevaluasi PPKM yang paling pas untuk situasi ini, termasuk mengevaluasi PTM, juga kita evaluasi,” sambungnya.

3. Tangerang

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, pemerintah Kota Tangerang, Banten menghentikan sementara PTM (detik.com/tag/ptm) di jenjang pendidikan anak usia dini hingga SMP mulai Rabu (26/1/2022). Para siswa kembali menjalani PJJ seperti siswa PAUD-SMP di Bogor dan Bekasi.

“Kenaikan kasusnya cukup drastis, makanya untuk menjaga anak-anak proses belajar mengajar kembali online untuk sementara,” kata Arief, Selasa (25/1/2022) seperti dikutip dari laman kantor berita Antara.

Baca Juga: Di Balik Pembacokan Pria Usai dari RS oleh 2 Eks Karyawan


1 Comment

Ini Penampakan Seragam Baru Satpam, Tak Lagi Mirip Seragam Polisi · February 2, 2022 at 4:33 am

[…] Baca Juga: 3 Kota Setop Sekolah Tatap Muka hingga Jokowi Minta PTM Dievaluasi […]

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.